renungan

hidup adalah perjuangan,,maka berjuanglah untuk masa depan,tetap semangat & jangan pantang menyerah,,,!!!!!

KUMPULAN HADIST

“Hati-hatilah dengan dosa-dosa kecil, (karena dosa-dosa kecil itu) bagaikan suatu kaum yang turun di suatu lembah dan masing-masing orang membawa satu ranting kayu bakar yang pada akhirnya bisa menyalakan api hingga mereka bisa memasak roti mereka. Demikianlah dosa-dosa kecil, apabila berkumpul dalam diri seseorang niscaya akan membinasakannya.” (HR. Thabrani, dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shohihah, no. 3102)


Dari 'Umar Ibnul Khaththab radhiyallahu 'anhu, beliau berkata: "Sesungguhnya seseorang keluar dari rumahnya dalam keadaan dia mempunyai dosa-dosa seperti gunung Tihamah, akan tetapi apabila dia mendengar ilmu (yaitu mempelajari ilmu dengan menghadiri majelis ilmu), kemudian dia menjadi takut, kembali kepada Rabbnya dan bertaubat, maka dia pulang ke rumahnya dalam keadaan tidak mempunyai dosa. Oleh karena itu, janganlah kalian meninggalkan majelisnya para ulama." (Miftaah Daaris Sa'aadah, karya Al-Imam Ibnul Qayyim, 1/77
Dari Abu Hurairah ra., ia berkata : Rasulullah saw bersabda : "Sesungguhnya Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman pada hari Qiyamat : "Wahai anak Adam, Aku sakit namun kamu tidak menjenguk Ku". Ia berkata : "Wahai Tuhan saya, bagaimana saya menjenguk Mu sedang Engkau adalah Tuhan semesta alam ?". Dia berfirman : "Tidakkah kamu mengetahui bahwa hambaKu Fulan sakit, namun kamu tidak menjenguknya ?, Tidakkah kamu mengetahui, seandainya kamu menjenguknya niscaya kamu mendapati Aku di sisi nya. Wahai anak Adam Aku minta makan kepadamu namun kamu tidak memberi makan kepadaKu". Ia berkata : "Wahai Tuhan saya, bagaimanakah saya memberi makan kepadaMu, sedangkan Engkau Tuhan semesta alam ?". Allah berfirman : "Tidakkah kamu mengetahui bahwasanya hambaKu si Fulan minta makan kepadamu, tetapi kamu tidaklah memberi makan kepadanya ? Apakah kamu tidak mengetahui bahwasanya seandainya kamu memberi makan kepadanya, niscaya kamu mendapatkannya di sisi Ku ? Wahai anak Adam, Aku minta minum kepadamu, tapi kamu tidak memberi minum kepada Ku". Ia berkata : "Bagaimanakah saya memberi minum kepada Mu sedang kamu adalah Tuhan alam semesta ?". Allah berfirman : "Hamba Ku si Fulan minta minum kepadamu, tetapi kamu tidak memberinya minum, niscaya kamu mendapatinya di sisi Ku". (Hadits ditakhrij oleh Muslim).

“Perumpamaan orang yang berpegang teguh kepada hukum-hukum Allah dan orang yang melanggarnya (riwayat lain menyebutkan: dan yang menghancurkannya) (serta orang yang mengelabuinya) adalah ibarat sekelompok awak kapal (yang berlayar) dan kemudian memperebutkan tempat duduk. Ada yang mendapatkan bagian di atas dan ada yang mendapatkan bagian di bawah hingga apabila ingin mengambil air akan melewati mereka yang ada di atas (sehingga mengganggu mereka). (Riwayat lain menyebutkan, “Orang-orang yang ada di bawah naik untuk mengambil air dan membasahi mereka yang ada di atas. Mereka yang ada diatas berkata: “Kami tidak akan membiarkan kalian naik karena akan mengganggu yang ada di atas.” Mereka yang berada di bawah menjawab, “Kalau saja kami diperbolehkan membuat lubang ditempat kami, niscaya kami tidak akan mengganggu.” (Riwayat lain menyebutkan: “Kami tidak akan melewati kawan-kawan yang ada di atas, dan merugikan mereka”). (Lalu salah seorang di antara mereka yang ada di bawah mengambil kapak dan membobol bagian bawah kapal. Mereka yang ada di atas kemudian mendatanginya dan berkata, “Apa yang kamu lakukan?” Orang yang membobol tersebut menjawab: “Kalian merasa terganggu oleh saya. Padahal saya harus mendapatkan air). Jika mereka yang ada di atas membiarkan apa yang hendak dilakukan oleh mereka yang ada di bawah, maka semua akan hancur. Tetapi jika mereka mencegah perbuatan mereka yang ada di bawah, maka akan menyelamatkan semuanya.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari (juz II.2/111.164), At-Tirmidzi (2/26), Al-Baihaqi (10/288), dan Imam Ahmad (4/268,270,273) melalui Zakaria bin Abu Za’idah dan Al-A’masy dari Asy-Syabi’ dari An-Nu’man bin Basyir dari Nabi r, beliau bersabda (kemudian perawi menyebutkan sabda Nabi di atas). Imam At-Tirmdizi menilai: “Hadits ini hasan shahih.”



عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ

[حديث حسن رواه الترمذي وغيره هكذا]


Terjemah hadits :
Dari Abu Hurairah radhiallahunhu dia berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Merupakan tanda baiknya Islam seseorang, dia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya .
(Hadits Hasan riwayat Turmuzi dan lainnya)


Pelajaran :

1. Termasuk sifat-sifat orang muslim adalah dia menyibukkan dirinya dengan perkara-perkara yang mulia serta menjauhkan perkara yang hina dan rendah.
2. Pendidikan bagi diri dan perawatannya dengan meninggalkan apa yang tidak bermanfaat didalamnya.
3. Menyibukkkan diri dengan sesuatu yang tidak bermanfaat adalah kesia-siaan dan merupakan pertanda kelemahan iman.
4. Anjuran untuk memanfaatkan waktu dengan sesuatu yang manfaatnya kembali kepada diri sendiri bagi dunia maupun akhirat.
5. Ikut campur terhadap sesuatu yang bukan urusannya dapat mengakibatkan kepada perpecahan dan pertikaian diantara manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar